Kadang terasa menyakitkan ketika apa yang diyakini menjadikan pertentangan, tidak hanya pertentangan batin yang artinya dalam diri saya sendiri, tetapi juga pertentangan dengan orang terdekat saya, yang saya sayangi, ya Keluarga.
Hidup terkadang bukan milik kita sendiri, karena terkadang kita tidak bisa memilih apa yang kita inginkan. Terlalu banyak pertimbangan yang kemudian menjadikan, seakan kita tidak mempunyai pilihan. Terkadang saya menertawakan diri saya, yang terlalu lemah dengan keadaan (meskipun saya juga mengganggap diri saya terlalu egois). Sehingga saya mempertanyakan diri saya sendiri, ketika saya sendiri juga belum lepas dari kondisi ini, bagaimana saya bisa melakukan sesuatu untuk orang lain?
Tidak ada komentar:
Posting Komentar