Minggu, Februari 19, 2012

lelah

Tiba-tiba saja semua ramai membicarakan tentang pencitraan. Entah itu partai yang disebut-sebut sebagai Partai yang penuh pencitraan atau tentang seseorang dengan jabatan tertinggi di negeri itu. Ah, saya tak ingin membicarakan hal yang berat serupa itu di sini. Ini hanyalah tentang diri saya, sesuatu yang mungkin remeh temeh. Ah..

Tak bisa saya pungkiri bahkan hidup saya pun penuh dengan pencitraan. Tahu apa orang tentang diri saya ini. Pengharapan akan diri saya sekaligus ambisi saya rasanya terkadang berhimpit tipis. Keinginan saya untuk jadi KUAT, tidak MANJA, BAIK membuat saya mencitrakan diri saya seperti itu. Kadang bertanya apakah saya seperti itu? Ah rasanya tidak demikian.

saya lelah

Minggu, Mei 01, 2011

esensi ulang tahun

Sudah beberapa masa, saya memilih untuk melupakan hari ulang tahun saya. Sayangnya hal ini tidak berlaku bagi teman-teman saya yang beberapa di antaranya masih mengingatnya meski tidak lagi saya publish di sebuah situs jejaring sosial.

Apa artinya ulang tahun, mengulang tahun. rasanya adalah hari yang sama dengan sebelumnya. apa yang membuat hari itu menjadi spesial? jika akan berefleksi, saya harap saya bisa berefleksi setiap hari tidak hanya sekali dalam satu tahun. Jika saya berusaha lebih baik, tentu saja saya akan berusaha lebih baik setiap hari, setiap detik. bukan menunggu momentum.

jika saya boleh berharap, dan ini bukan saja harapan saya di hari ulang tahun saya. tapi juga harapan di pengulangan hari-hari saya.
1. Lebih dekat dengan Nya
2. Menjadi lebih baik dan lebih peduli pada orang lain
3. Europe, masih menggenggam mimpi di sana. tiket sudah ada di depan mata dan semoga kelancaran Kau tunjukkan Tuhan.
4. Mendapatkan pekerjaan yang baik, yang merasa 'ini adalah panggilan jiwa saya, ini adalah pekerjaan yang tepat buat saya'
....

Sabtu, April 30, 2011

ulang tahun

penghujung bulan ini adalah ulang tahun saya
ah, bagi saya tak ada bedanya
hari ulang tahun dan hari-hari lainnya
dengan pandangan ini, saya menghapus informasi ulang tahun di FB

namun ada juga yang mengingatnya
dan mengirimkan pesan singkat di ponsel saya
mau tak mau ini membuat saya kembali berpikir tentang ulang tahun
meski tak mengubah pandangan saya sebelumnya

apa artinya ulang tahun?
jika bertambah tua satu tahun, bukankah setiap hari saya juga bertambah tua
dan terakumulasi dalam 1 tahun itu
jika waktu untuk berefleksi
bukan keharusan berefleksi dalam masa itu
toh berefleksi bisa dilakukan kapan saya
apalagi bagi saya yang acap dipermainkan mood

bukan suatu hal yang besar bagi saya tentang ulang tahun
bukan tentang hadiah, karena hadiah bisa diberikan kapan saja bukan?
ah...

Minggu, Oktober 17, 2010

welcome to this world...

It's already 3 months since my first day been here. And I still found difficulties using English.. Although my environment is english-user, but still I can found Indonesian here and talking in bahasa Indonesia. Although I am very proud of my language, but still to survive here I should using English fluently.

Just feel so funny, that the people from south east asia, using English to comunicate with each other. Hmm, may be u will call me as a fanatics of anti-colonialism. Hmm, yes I am..

Sometimes, I just think it's not fear, that a friend of mine who speak english as her first language is very easy to understand amount of articles or even a book. She can finish read it very fast. Comparing with my self, that need much time to finish and understand an article or a book. Hmm.. but it's not excuse, I should keep my spirit that I can. As a women from the third world (hmm am I being racist..?) I should try and give my best.

So, now, the game is started. Full of energy and obsession. Go..Go...

Kamis, Oktober 14, 2010

questioning my self

Kadang terasa menyakitkan ketika apa yang diyakini menjadikan pertentangan, tidak hanya pertentangan batin yang artinya dalam diri saya sendiri, tetapi juga pertentangan dengan orang terdekat saya, yang saya sayangi, ya Keluarga.

Hidup terkadang bukan milik kita sendiri, karena terkadang kita tidak bisa memilih apa yang kita inginkan. Terlalu banyak pertimbangan yang kemudian menjadikan, seakan kita tidak mempunyai pilihan. Terkadang saya menertawakan diri saya, yang terlalu lemah dengan keadaan (meskipun saya juga mengganggap diri saya terlalu egois). Sehingga saya mempertanyakan diri saya sendiri, ketika saya sendiri juga belum lepas dari kondisi ini, bagaimana saya bisa melakukan sesuatu untuk orang lain?

Selasa, Juli 13, 2010

Perubahan

Hidup selalu terbuka dengan perubahan, entah yang datang perlahan ataupun yang datang dengan tiba-tiba. Keluar dari zona nyaman dan masuk dalam zona baru bukanlah sesuatu yang mudah. Ada rasa berat meninggalkan dan ada perasaan takut dengan perubahan. Namun menjadi teringat dengan salah satu tulisan saat saya kursus tentang success. Salah satu ciri orang sukses adalah tidak takut dengan perubahan.

Seperti yang kemarin sudah saya ceritakan di blog saya yang lain, bahwa saya mendapatkan beasiswa ke thailand. Entah mengapa saya merasa berat meninggalkan di sini, meski rasanya saya sudah muak dengan semuanya.

Saya teringat permohonan saya pada Tuhan, betapa inginnya saya pergi ke suatu tempat yang baru dimana tidak ada orang yang mengenal saya, merumuskan kembali hidup saya dan memulai untuk menjadi diri saya baru. Terkadang orang butuh momentum untuk berubah bukan? demikian justifikasi saya.

Manusia memang tidak pernah puas ya..? Ketika mendapatkan sesuatu, ingin sesuatu yang lain yang lebih baik. Seperti sekarang ini, betapa saya sekarang lebih menginginkan agar kuliah di Turki (beasiswa ini pengumuman baru bulan september besok). Hmm... tapi tentu saja semua yang terjadi sudah merupakan jalinan rapi rencana Tuhan untuk mahkluknya. Belajar bersyukur dan berpikir positif masih menjadi PR untuk saya.

Sabtu, Juli 10, 2010

tentang seseorang

Entahlah, apa namanya rasa ini. Hingga saat ini aku tak tahu. Ada rasa benci, kesal, sakit, cinta, rindu.. Aah, mengapa begitu membingungkan. Aku tak pernah mengerti dengan rasa ini. Aku sakit karenamu, namun aku masih saja berusaha mengetahui segala hal tentang kamu.

3 hari yang lalu, dengan tiba-tiba kamu menghubungiku dan mengajak bertemu. Aku mengiyakannya. Ditengah hujan yang rintik-rintik kita bertemu, di tempat kau seringkali menunggu dan menjemputku. Mau tak mau aku menjadi teringat masa itu. Namun saat ini posisi kita sudah berbeda, tidak lagi seperti dahulu. Aah, terasa sekali sakitnya.

Aku masih saja tak mengerti tentang kebenaran cerita yang kau katakan. Bahkan aku pun juga tak mengerti, ketika kau berusaha merayuku itu adalah hal yang sebenarnya atau tidak. Namun jarak ini terasa sangat nyata. Dan aku kembali dipertanyakan dengan perasaanku padamu.

Kadang aku bertanya, apakah antara kami ada afiliasi rasa? Entahlah...