menjadi perempuan alangkah susahnya...
dari menstruasi yang dialami pertama kali, dan kemudian datang setiap bulannya, hamil, melahirkan....
menikah..
jengah rasanya saat ditanya kapan akan menikah. Ada standar pada umur berapa perempuan menikah, dan bila tidak akan jadi bahan omongan.Dan kemudian rasanya semua orang merasa itu adalah masalahnya, hingga berpayah mencarikan jodoh.
Saya benar-benar tidak mengerti. Bukankah menikah adalah pilihan?
Menjadi perempuan alangkah susahnya..
apalagi hidup di masyarakat yang masih kuat budaya patriarkinya.
Perempuan menanggung beban ganda dan perempuan selalu berada dalam posisi lemah dan dilemahkan..
Betapa itu susahnya
saya bangga menjadi seorang perempuan
Tidak ada komentar:
Posting Komentar